News
Home » Nasional » Densus 99 Banser NU Jawa Tengah Unjuk Kebolehan
Densus 99 Banser NU Jawa Tengah Unjuk Kebolehan

Densus 99 Banser NU Jawa Tengah Unjuk Kebolehan

DENSUS 99 BANSER NUCILACAP – Apel Banser dan tabligh kebangsaan yang digelar dalam rangka Harlah ke-79 GP Ansor di alun-alun Cilacap juga menjadi ajang unjuk kebolehan. Pasukan khusus Satkorwil Banser Jawa Tengah dan Satkorcab Banser Cilacap yang menamakan diri Densus 99 memberikan hiburan atraksi kanuragan.

Berbagai atraksi yang dilakukan anggota Densus 99 Satkorcab Banser Jawa Tengah dibawah komando Isro dan Densus 99 Satkorcab Banser Cilacap dibawah komando H Abdul Basir memberikan tontonan atraktif kepada peserta apel Banser.
Setidaknya kebolehan mengendarai motor tanpa melihat, disiram air keras tidak mempan, ditusuk benda tajam tidak sakit, makan beling, tidur di atas paku, digolok tidak mempan, bambu gila, pecahkan beton, menjilat besi membara serta atraksi kanuragan lainnya membuat 3.500 anggota Banser terhibur.

Bahkan atraksi tersebut juga menjadi tontonan warga masyarakat sekitar Cilacap yang ikut menyaksikan apel Banser. Menurut H Abdul Basir kegiatan atraksi itu murni untuk menghibur sahabat-sahabat Banser.

“Artinya ini bukan sedang pamer atau bahkan musyrik karena percaya kepada selain Allah SWT, melainkan ini untuk memberikan gambaran bahwa siapapun dapat melakukannya dengan catatan tekun berlatih dan selalu percaya kepada Allah SWT,” katanya.

Ia menegaskan, atraksi tersebut tidak ada bantuan jin atau bahkan setan, sebab Allah telah memberikan beragam kemampuan pada masing-masing diri manusia untuk digali dan dimaksimalkan untuk kemaslahatan umat.

“Jadi mengapa ada yang bisa tidak mempan senjata tajam atau yang lainnya itu semua karena pertolongan Allah SWT, kuncinya mau berlatih dan selalu berkhusnudzon kepada Allah sehingga hatinya bersih,” tandas dia.

Sementara itu menurut Ketua PC GP Ansor Kabupaten Cilacap H Fathul Aminudin Aziz, apel Banser merupakan rencana yang sudah cukup lama diagendakan. Karena anggota Banser sebagai benteng ulama menjalankan tugas berdasarkan komitmen perjuangan.

“Jadi semuanya berparan ditengah kesibukannya sendiri-sendiri, sebab Banser bukan pengangguran tetapi seorang pekerja keras yang berhasil menyeimbangkan antara kepentingan dunia dan kepentingan akherat,” katanya.

Kalau bukan itu landasannya, Banser tidak akan berlatih sekeras itu sementara sudah banyak yang punya tanggung jawab sebagai kepala keluarga. Jadi apapun kesehariannya begitu panggilan tugas datang Banser pun siap dengan segala perfomanya.

Redaktur   : Mukafi Niam
Kontributor: Daryanto  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

BIGTheme.net • Free Website Templates - Downlaod Full Themes