News
Home » Artikel » Hukum Membaca “ Robbighfirlii “ Sesudah Imam Membaca al-Fatihah Sebelum “ Aamiin “
Hukum  Membaca  “  Robbighfirlii  “ Sesudah  Imam  Membaca  al-Fatihah Sebelum “ Aamiin “

Hukum Membaca “ Robbighfirlii “ Sesudah Imam Membaca al-Fatihah Sebelum “ Aamiin “

amiinUstadz, di langgar tempat saya shalat jamaah lima  waktu  kalau imam  sudah baca surah al-Fatihah sebagian  makmum  sebelum mengucapkan ‘aamiin’ didahului dengan kalimat ‘robbigh  firlii…aamiin’. Yang  menjadi pertanyaan saya ustadz, apa hukumnya  menambahi  kalimat    tersebut  (Robbigh  firlii)  dalam  shalat  ?  Atas jawaban ustadz saya haturkan terima kasih.

  Ali Fahmi  Prajjan

 Sampang Madura

 Jawaban:

Mas Ali Fahmi yang dimuliakan Allah SWT, membaca ‘aamiin’ dalam shalat setelah membaca surah al-Fatihah itu hukumnya sunnah. Baik bagi orang yang shalat sendirian atau berjamaah, imam atau makmum. Dan akan lebih utama lagi jika dalam keadaan shalat berjamaah  seorang makmum mengucapkan aamiin bersamaan dengan aamiin-nya imam yang berarti juga bersamaan dengan  aamiin-nya malaikat dan akan mendapatkan ampunan dari Allah atas dosa yang lalu.

Dari  Abi Hurairah R.A., bahwa Rasulullah SAW, bersabda  :  “ Apabila imam mengucapkan  –  ghoiril  maghdlubi  ‘alaihim  waaladdlooollin-  maka  berucaplah  aamiin-,  karena    sesungguhnya  barangsiapa  yang  aamiin-nya  bersamaan  dengan aamiin-nya malaikat, maka  diampuni dosa yang telah lalu.” (HR. al-Bukhori)

Dalam  melaksanakan  shalat  hendaknya  kita  mengikuti  sesuai  yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW, sebagaimana sabda Nabi, “ Shalatlah seperti yang kamu  lihat  aku  ini  shalat  !  “. Mencontoh  shalat  Nabi  dalam  segala  syarat  dan rukunnya,  baik  itu  gerakannya  atau  bacaannya.  Membaca  kalimat  ‘robbigh  firli…’sebelum  ‘aamiin’,  tidak  pernah  dicontohkan  oleh  Rasulullah,  maka  seharusnya kita pun  tidak  usah  mengucapkannya,  ketika  imam  selesai  membaca  al-  Fatihah langsung  ucapkanlah  ‘aamiin’  yang  jelas  dan  bersamaan  dengan  aamiin-nya  imam. Apakah  mengucapkan  ‘robbigh  firlii’  shalatnya  menjadi  batal  ?  Sebagian  ulama’ mengatakan  tidak  menjadi  batal  karena  bagian  dari  do’a  tetapi  itu  tidak  sunnah  dan tidak pernah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Sayyid  Abdurrahman  bin  Muhammad  Ba’alawi,  seorang  mufti  Hadromaut menjelaskan  :  “ …  bahwa  tidak  dianjurkan  bagi  makmum     membaca  -robbigh  firlii- ketika selasainya imam dari  membaca al-Fatihah, yang dianjurkan hanya membaca aamiin- saja….” ( Bughyatul mustarsyidin : 45)

Mas  Ali  Fahmi  yang  saya  hormati,  shalat  itu  ibadah  sakral  dan  termasuk ibadah  mahdloh  muqayyadah  (murni  terikat  tata  caranya).  Hendaknya  berusaha sesuai  yang  dicontohkan  oleh  Nabi    melalui  riwayat  hadits  yang  sahih  dan  fatwa ulama’  yang  terpercaya,  karena  kalau    menambah-nambah  dalam  ibadah  shalat walaupun  niatnya  biak  justru  termasuk  perbuatan  bid’ah  (mengada-ada)  yang  akan membuat  ibadah  tidak  diterima  karena  syarat  ibadah  diterima  ada  dua,  pertama niatnya  ikhlas,  kedua  iqtida’  atau    pelaksaannya  sesuai  dengan  yang  dicontohkan Nabi.

Semoga  Mas  Ali  Fahmi  terus  rajin  shalat  jamaah      bersama  kaum  muslimin dengan  ikhlas  dan  iqtida’  sehingga  termasuk  golongan  Aaladzina  hum  ala sholawatihim yuhafidzuun. Aamiin yaa Mujibassailiin.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

BIGTheme.net • Free Website Templates - Downlaod Full Themes