News
Home » Hujjah Aswaja (page 4)

Hujjah Aswaja

Ziarah Ke Makam Para Wali (Wisata Religi)

 Berdasarkan hadis-hadis sahih ziarah kubur adalah sunah. Jika ziarah kubur sunah, maka melakukan perjalanan untuk ziarah kubur juga sudah pasti sunah (Syaikh Ali as Sumhudi dalam Khulashat al Wafa I/46). Bahkan Rasulullah Saw setelah di Madinah secara rutin setiap tahun ziarah ke makam syuhada yang gugur saat perang Uhud di Makkah: كَانَ النَّبِيُّ g يَأْتِي قُبُوْرَ الشُّهَدَاءِ عِنْدَ رَأْسِ الْحَوْلِ ... Read More »

Apakah Arwah di Alam Kubur Dapat Mendoakan Untuk Orang Hidup?

ﺇﺫا ﻗﺒﻀﺖ ﻧﻔﺲ اﻟﻌﺒﺪ ﺗﻠﻘﺎﻩ ﺃﻫﻞ اﻟﺮﺣﻤﺔ ﻣﻦ ﻋﺒﺎﺩ اﻟﻠﻪ ﻛﻤﺎ ﻳﻠﻘﻮﻥ اﻟﺒﺸﻴﺮ ﻓﻲ اﻟﺪﻧﻴﺎ، ﻓﻴﻘﺒﻠﻮﻥ ﻋﻠﻴﻪ ﻟﻴﺴﺄﻟﻮﻩ، ﻓﻴﻘﻮﻝ ﺑﻌﻀﻬﻢ ﻟﺒﻌﺾ: ﺃﻧﻈﺮﻭا ﺃﺧﺎﻛﻢ ﺣﺘﻰ ﻳﺴﺘﺮﻳﺢ، ﻓﺈﻧﻪ ﻛﺎﻥ ﻓﻲ ﻛﺮﺏ، ﻓﻴﻘﺒﻠﻮﻥ ﻋﻠﻴﻪ، ﻓﻴﺴﺄﻟﻮﻧﻪ: ﻣﺎ ﻓﻌﻞ ﻓﻼﻥ؟ ﻣﺎ ﻓﻌﻠﺖ ﻓﻼﻧﺔ؟ ﻫﻞ ﺗﺰﻭﺟﺖ؟ ﻓﺈﺫا ﺳﺄﻟﻮا ﻋﻦ اﻟﺮﺟﻞ ﻗﺪ ﻣﺎﺕ ﻗﺒﻠﻪ ﻗﺎﻝ ﻟﻬﻢ: ﺇﻧﻪ ﻗﺪ ﻫﻠﻚ، ﻓﻴﻘﻮﻟﻮﻥ: ﺇﻧﺎ ﻟﻠﻪ ﻭﺇﻧﺎ ﺇﻟﻴﻪ ﺭاﺟﻌﻮﻥ، ﺫﻫﺐ ﺑﻪ ... Read More »

Doa Dari Rumah atau Ke Kubur?

Pertanyaan: Berdoa kepada ahli kubur pahalanya akan sampai, lalu lebih baik yang mana antara berdoa dari rumah ataukah berdoa langsung di dekat kuburannya saat ziarah? Jawaban: Mari kita perhatikan dalil-dalil hadis berikut; Hadis Pertama: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ g مَا مِنْ عَبْدٍ يَمُرُّ بِقَبْرِ رَجُلٍ كَانَ يَعْرِفُهُ فِى الدُّنْيَا فَيُسَلِّمُ عَلَيْهِ إِلاَّ عَرَفَهُ وَرَدَّ عَلَيْهِ السَّلاَمَ (رواه الخطيب في التاريخ 6/137 ... Read More »

Dzikir dan Syair Sebelum Shalat Berjama’ah

Membaca dzikir dan syair sebelum pelaksanaan shalat jama’ah, adalah perbuatan yang boleh dan tidak bertentangan dengan ajaran Islam. Kebolehan ini bisa ditinjau dari beberapa sisi. Pertama, dari sisi dalil, membaca syair di dalam masjid bukan merupakan sesuatu yang dilarang oleh agama. Pada masa Rasulullah SAW, para sahabat juga membaca syair di masjid. Dalam sebuah hadits: عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ قَالَ ... Read More »

Perjamuan Makanan dalam Acara Tahlilan

Dalam setiap pelaksanaan tahlilan, tuan rumah memberikan makanan kepada orang-orang yang mengikuti tahlilan. Selain sebagai sedekah yang pahalanya diberikan kepada orang yang telah meninggal dunia, motivasi tuan rumah adalah sebagai penghormatan kepada para tamu yang turut mendoakan keluarga yang meninggal dunia. Dilihat dari sisi sedekah, bahwa dalam bentuk apapun, sedekah merupakan sesuatu yang sangat dianjurkan. Memberikan makanan kepada orang lain ... Read More »

Subtansi Haul Ulama

Peran para ulama sebagai panutan dan contoh bagi seluruh jamaahnya. Kita lihat sekarang nilai semakain krisis akan keteladan setelah wafatnya tokoh ulama tersebut. Dengan demikian tujuan ‘mengenang’ kembali seorang ulama dalam biografi ataupun tradisi yang sering dilakukan oleh warga Nahdliyin dalam mengadakan haul ulama dengan menyebutkan kisahnya selama hidupnya adalah untuk ‘meneladani keshalehannya’. Hal ini sudah dilakukan sejak zaman sahabat: ... Read More »

Bisakah Mayit Mendengar Suara Orang Hidup?

Ulama al-Azhar pernah ditanya tentang apakah benar bahwa Rasulullah pernah berdialog dengan orang yang sudah mati? Syaikh Athiyah selaku mufti al-Azhar menjawab: فتاوى الأزهر – (ج 8 / ص 349) ثَبَتَ أَنَّ الرَّسُوْلَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَادَى قَتْلَى الْمُشْرِكِيْنَ فِى بَدْرٍ بَعْدَ إِلْقَائِهِمْ فِى الْقَلِيْبِ – الْبِئْرِ- فَقَالَ “هَلْ وَجَدْتُمْ مَا وَعَدَ رَبُّكُمْ حَقًّا … ” قَالَ عُمَرُ : ... Read More »

MENGAPA TAHLIL?

tahlil ?

Asal – usul Tahlil Istilah Tahlil atau Tahlilan  ialah untuk mengirim doa kepada orang yang sudah meninggal. “Di Maroko yang 98% penduduknya adalah umat muslim, tidak pernah ditemukan jejak keberadaan hindu maupun budha. Disana tetap ada ritual tiga hari, tuju hari, empat puluh hari, dan seterusnya untuk selamatan kirim doa bagi orang-orang yang baru meninggal. Dengan demikian klaim sebagian kalangan ... Read More »

Adzan Setelah Mayit di letakkan di Kuburan

Adzan merupakan salah satu perbuatan yang dianjurkan dalam agama. Karena dalam adzan terdapat manfaat yang sangat besar, serta kandungan syiar dalam Islam. Ketika akan melaksanakan shalat, adzan dikumandangkan sebagai tanda akan berlangsungnya shalat. Dan salah satu kebiasaan yang berlaku di masyarakat adalah adzan setelah mayit diletakkan dalam kuburan, bagaimanakah hukumnya? Jawaban: Dalam hal ini pendapat ulama terbagi menjadi dua bagian. ... Read More »

Mengapa Pakai Niat ‘Ushalli’ Saat Shalat?

Semua ulama sepakat bahwa niat tempatnya adalah di dalam hati. Mengucapkan niat dengan mulut terjadi khilaf diantara para ulama. Sebelum kita ulas dalil niat dalam Shalat, ada fatwa keras yang melarang membaca niat, yaitu dari Syekh Ibnu Taimiyah: ﻓﺄﺟﺎﺏ: اﻟﺤﻤﺪ ﻟﻠﻪ، اﻟﺠﻬﺮ ﺑﻠﻔﻆ اﻟﻨﻴﺔ ﻟﻴﺲ ﻣﺸﺮﻭﻋﺎ ﻋﻨﺪ ﺃﺣﺪ ﻣﻦ ﻋﻠﻤﺎء اﻟﻤﺴﻠﻤﻴﻦ ﻭﻻ ﻓﻌﻠﻪ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻭﻻ ... Read More »

Wali dan Karamah

Kata Wali memiliki 2 makna. Pertama, orang yang urusannya ditangani dan dijaga oleh Alah SWT.  Kedua, orang yang ibadah dan ketaataannya pada Allah SWT tiada henti.[1] Allah SWT berfirman: أَلَا إِنَّ أَوْلِيَاءَ اللَّهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ -الَّذِينَ آمَنُوا وَكَانُوا يَتَّقُونَ [2] “Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (Yaitu) ... Read More »

Dzikir Dengan Tasbih

Adakah dasar ijtihadnya? Apakah tidak tasyabbuh dengan agama lain? Mufti al-Azhar, Syekh Athiyah Shaqr menajawab dengan dalil sangat panjang, namun saya ringkas sebagai berikut: ﻭﺇﻟﻰ ﺟﺎﻧﺐ ﺇﻗﺮاﺭ اﻟﻨﺒﻰ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻟﻬﺬا اﻟﻌﻤﻞ ﻭﻋﺪﻡ اﻹﻧﻜﺎﺭ ﻋﻠﻴﻪ، اﺗﺨﺬ ﻋﺪﺩ ﻣﻦ اﻟﺼﺤﺎﺑﺔ ﻭاﻟﺴﻠﻒ اﻟﺼﺎﻟﺢ اﻟﻨﻮﻯ ﻭاﻟﺤﺼﻰ ﻭﻋﻘﺪ اﻟﺨﻴﻂ ﻭﻏﻴﺮﻫﺎ ﻭﺳﻴﻠﺔ ﻟﻀﺒﻂ اﻟﻌﺪﺩ ﻓﻰ اﻟﺘﺴﺒﻴﺢ ﻭﻟﻢ ﻳﺜﺒﺖ ﺇﻧﻜﺎﺭ ﻋﻠﻴﻬﻢ Disamping Nabi menyetujui ... Read More »

Memperingati Haul Para Ulama

Memperingati haul para ulama secara prinsip merupakan upaya kita untuk  ‘mengenang’ kembali seorang ulama tersebut. Dalam biografi ataupun tradisi yang sering dilakukan oleh warga Nahdliyin dalam mengadakan haul ulama dengan menyebutkan kisahnya selama hidupnya adalah untuk ‘meneladani keshalehannya’. Hal ini sudah dilakukan sejak zaman sahabat: عَنْ سَعْدٍ قَالَ أُتِيَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَوْفٍ يَوْمًا بِطَعَامِهِ فَقَالَ قُتِلَ مُصْعَبُ بْنُ عُمَيْرٍ ... Read More »

Berdiri Ketika Melihat Jenazah

Setiap insan pasti akan mengalami kematian, tak ada satupun jiwa yang bernafas bisa menghindar dari kematian. Islam sendiri mengajarkan kepada umatnya untuk saling menghormati dan memuliakan sesama baik ketika masih hidup maupun setelah meninggal dunia. Kaitannya dengan menghormati dan memuliakan seseorang yang telah meninggal dunia, kewajiban bagi yang masih hidup adalah memandikan, mengkafani, menshalati dan menguburkan mayit, hukum dari kewajiban ... Read More »

Melawan Argumen Kembali ke Hadis, Bukan Pendapat Ulama

Jangan kaget dengan jargon kuno ini, sebab sudah ada sejak dahulu dan telah dibantah oleh ulama ahli hadis. Al-Hafidz adz-Dzahabi mengutip sebagian pendapat ketika mengurai biografi ad-Daraki: ﻭاﻷﺧﺬ ﺑﺎﻟﺤﺪﻳﺚ ﺃﻭﻟﻰ ﻣﻦ اﻷﺧﺬ ﺑﻘﻮﻝ اﻟﺸﺎﻓﻌﻲ ﻭﺃﺑﻲ ﺣﻨﻴﻔﺔ. “Mengambil (langsung) kepada hadis lebih utama dari pada mengambil pendapat asy-Syafii dan Abu Hanifah” ﻗﻠﺖ: ﻫﺬا ﺟﻴﺪ, ﻟﻜﻦ ﺑﺸﺮﻁ ﺃﻥ ﻳﻜﻮﻥ ﻗﺪ ﻗﺎﻝ ﺑﺬﻟﻚ ... Read More »

Bulan Suro dalam Tinjauan Islam

Dalam mitos Jawa, bulan Muharram atau bulan Suro (sebagaimana dalam kalender Jawa) adalah bulan yang keramat dan angker. Sehingga bila dilihat dari kaca mata tradisi Jawa kuno, maka tidak akan dijumpai masyarakat yang berani mengadakan pesta baik pernikahan, sunatan maupun hajatan yang lain di bulan tersebut. Dan bulan ini banyak dimanfaatkan oleh masyarakat Jawa yang masih kental dengan tradisi Jawa ... Read More »

Dalam Berdakwah Jangan Mudah Mengafirkan

Surabaya — Sejarah telah mencatat, ratusan bahkan jutaan masyarakat yang awalnya beragama Hindu dan Budha tertarik menjadi muslim. Hal tersebut terjadi lantaran para ulama mendakwahkan agama di Tanah Air secara santun. Bahkan tradisi yang ada diisi dengan nuansa islami. Penjelasan ini disampaikan Ustadz Ma’ruf Khozin ketika menjadi pemateri pada Kajian Islam Ahlus Sunnah wal Jamaah atau Kiswah. Kegiatan ini diselenggarakan ... Read More »

BIGTheme.net • Free Website Templates - Downlaod Full Themes