News
Home » Hujjah Aswaja » Mengapa Pakai Niat ‘Ushalli’ Saat Shalat?
Untitled-2
Mengapa Pakai Niat ‘Ushalli’ Saat Shalat?

Mengapa Pakai Niat ‘Ushalli’ Saat Shalat?

Semua ulama sepakat bahwa niat tempatnya adalah di dalam hati. Mengucapkan niat dengan mulut terjadi khilaf diantara para ulama.

Sebelum kita ulas dalil niat dalam Shalat, ada fatwa keras yang melarang membaca niat, yaitu dari Syekh Ibnu Taimiyah:

ﻓﺄﺟﺎﺏ: اﻟﺤﻤﺪ ﻟﻠﻪ، اﻟﺠﻬﺮ ﺑﻠﻔﻆ اﻟﻨﻴﺔ ﻟﻴﺲ ﻣﺸﺮﻭﻋﺎ ﻋﻨﺪ ﺃﺣﺪ ﻣﻦ ﻋﻠﻤﺎء اﻟﻤﺴﻠﻤﻴﻦ ﻭﻻ ﻓﻌﻠﻪ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻭﻻ ﻓﻌﻠﻪ ﺃﺣﺪ ﻣﻦ ﺧﻠﻔﺎﺋﻪ ﻭﺃﺻﺤﺎﺑﻪ ﻭﺳﻠﻒ اﻷﻣﺔ ﻭﺃﺋﻤﺘﻬﺎ ﻭﻣﻦ اﺩﻋﻰ ﺃﻥ ﺫﻟﻚ ﺩﻳﻦ اﻟﻠﻪ ﻭﺃﻧﻪ ﻭاﺟﺐ ﻓﺈﻧﻪ ﻳﺠﺐ ﺗﻌﺮﻳﻔﻪ اﻟﺸﺮﻳﻌﺔ ﻭاﺳﺘﺘﺎﺑﺘﻪ ﻣﻦ ﻫﺬا اﻟﻘﻮﻝ ﻓﺈﻥ ﺃﺻﺮ ﻋﻠﻰ ﺫﻟﻚ ﻗﺘﻞ

“Ibnu Taimiyah menjawab: Segala puji bagi Allah. Mengeraskan bacaan niat tidak disyariatkan menurut 1 orang pun dari para ulama umat Islam. Tidak dilakukan oleh Rasulullah shalla Allahu alaihi wa sallama, tidak juga oleh para Khalifahnya, Ulama Salaf dan para Imam. Barang siapa mengaku hal itu adalah agama Allah dan hukumnya wajib, maka harus memberi tahu syariah kepadanya dan menyuruhnya Taubat. Jika masih berpendapat demikian maka dihukum mati” (Majmu’ Fatawa Ibni Taimiyah 2/236)

Kita menjawab bahwa mengucapkan lafadz niat bersumber dari ijtihad imam kita, yaitu Imam Syafi’i:

أَخْبَرَنَا ابْنُ خُزَيْمَةَ ، ثنا الرَّبِيعُ قَالَ : ” كَانَ الشَّافِعِيُّ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَدْخُلَ فِي الصَّلاةَ قَالَ : بِسْمِ اللَّهِ ، مُوَجِّهًا لَبَيْتِ اللَّهِ مُؤْدِيًا لِفَرْضِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ اللَّهُ أَكْبَرُ ” .

Ibnu al-Muqri berkata: “Ibnu Khuzaimah telah bercerita kepada kami, Rabi’ al-Muradi telah bercerita kepada kami, bahwa jika Syafi’i akan shalat, ia berkata: Bismillah, aku menghadap ke Ka’bah, melaksanakan kewajiban Allah Azza wa Jalla Allahu Akbar” (Mu’jam Ibni al-Muqri)

Niat Imam Syafi’i ini diqiyaskan (disamakan) dengan niat ibadah dalam rukun Islam:

  1. Niat Puasa

ﻋﻦ ﻋﺎﺋﺸﺔ ﺃﻡ اﻟﻤﺆﻣﻨﻴﻦ، ﻗﺎﻟﺖ: ﺩﺧﻞ ﻋﻠﻲ اﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺫاﺕ ﻳﻮﻡ ﻓﻘﺎﻝ: «ﻫﻞ ﻋﻨﺪﻛﻢ ﺷﻲء؟» ﻓﻘﻠﻨﺎ: ﻻ، ﻗﺎﻝ: «ﻓﺈﻧﻲ ﺇﺫﻥ ﺻﺎﺋﻢ»

Dari Aisyah bahwa Nabi bertanya: “Apa ada makanan?”. Kami jawab: “Tidak ada”. Nabi menjawab: “Kalau begitu saya puasa” (HR Muslim)

  1. Niat Umrah dan Haji

قاﻝ ﺃﻧﺲ ﺳﻤﻌﺖ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻳﻘﻮﻝ: «ﻟﺒﻴﻚ ﻋﻤﺮﺓ ﻭﺣﺠﺎ»

Anas berkata bahwa Nabi mengucapkan: “Aku penuhi panggilan Mu dengan Umrah dan Haji” (HR Muslim)

Dengan demikian mengucapkan niat ‘ushalli’ dalam bukanlah bidah karena hasil sebuah ijtihad ulama yang memang kompeten di bidangnya.

 

Ust. Ma’ruf Khozin, Dewan Pakar ASWAJA NU Center Jatim

2 comments

  1. Nurohman Kamil Abdul Matin

    Assalamu’alakum… Ustadz saya hanya seorang awam saja dalam ilmu agama… saya hanya kadang menelaah para ulama ketika membahas suatu permasalahan dalam ajaran agama Islam… termasuk dalam masalah niat… setahu saya, saudara-saudara kami yang niatnya ketika sholat dengan mengucapkan kalimat “ushallai dst…” hanya dari kalangan NU saja… dasar pendalilannya hanya dari kitab Mu’jam ibn al-Muqri,… sementara banyak sekali dalil yang menegaskan bahwa niat sholat itu hanya dalam hati saja… bahkan Imam Nawawi (salah satu murid utama Imam SAyafi’i, menyebutkan bahwa niat adanya dalam hati, hanya saja beliau mengisyaratkan harus ada, ketika berniat sholat, menentukan sholatnya apa, wajib atau sunnah, dzuhur atau Ashar… dalam kitab al Um, Imam Syafi’i hanya menyebut bahwa niat terletak ketika bertakbir ihram… tidak mendahului dan tidak diakhirnya… karena tidak mungkin mengucapkan takbir bersamaan dengan lafadz niat, maka Imam Syafi’i menegaskan niat tersebut diucapkan dalam hati bersamaan dengan takbir.

    dengan dalil yang sangat lemah, saudara-saudara di NU, sayangnya, memaksakan keyakinannya dengan memasukkan bentuk niat tersebut dalam Kurikulum pendidikan Sekolah diseluh Indonesia… sayang sekali. kalau hal ini salah, dan bila benar-benar bid’ah, maka saudara-saudara dari NU akan mempertanggung jawabkan ini dihadapan Allah SWT kelak di akhirat…

    • Sepertinya anda harus membaca lagi agar paham dengan konteks niat yang dimaksud alam artikel diatas. Semua ulama sepakat bahwa niat tempatnya adalah di dalam hati. Mengucapkan niat dengan mulut terjadi khilaf diantara para ulama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

BIGTheme.net • Free Website Templates - Downlaod Full Themes