News
Home » Hujjah Aswaja » Shalawat di Sela-Sela Tarawih
Untitled-2
Shalawat di Sela-Sela Tarawih

Shalawat di Sela-Sela Tarawih

Shalawat di Sela-Sela Tarawih

Sudah menjadi sebuah tradisi dan banyak dijumpai di masjid atau mushalla, ketika selesai salam dari shalat Tarawih dikumandangkan bacaan-bacaan shalawat dan doa untuk Khulafa’ ar-Rasyidin. Diantara kita ada yang menilai bahwa tradisi tersebut tidak sesuai dengan nilai-nilai yang diajarkan oleh nabi.
Perlu kita ketahui bahwa membaca shalawat di antara bilangan rakaat salat Tarawih bukan saja menjadi kebiasaan bagi umat Islam di Nusantara, tetapi juga dilakukan oleh sebagian umat Islam dari Yaman, dimana ada banyak ulama Yaman yang berdakwah ke Nusantara ini. Hal ini dibuktikan dengan fatwa ulama Yaman, yaitu Syaikh Ibnu Ziyad (975 H), beliau berkata:

“Tidak ada ulama Syafiiyah yang menjelaskan anjuran membaca shalawat kepada Nabi Saw diantara sela-sela salam salat Tarawih. Namun yang dapat dipahami dari para ulama Syafiiyah adalah anjuran membaca doa setelah selesai salat. Para ulama juga menganjurkan mengawali doa dan mengakhirinya dengan bacaan shalawat kepada Rasulullah Saw, keluarga dan para sahabatnya. Dengan demikian, anjuran membaca shalawat dalam Tarawih adalah dengan melihat faktor tersebut” (Talkhish al-Fatawa Ibnu Ziyad 94)
Sementara bacaan dengan suara keras untuk menyemangatkan jamaah juga diperbolehkan. Sebuah riwayat menyebutkan bahwa Umar bin Khattab jika melantunkan alQuran dengan suara keras tidak disalahkan oleh Nabi Saw. Lalu ia ditanya oleh Nabi:

“Mengapa kamu mengeraskan bacaanmu?” Umar menjawab: “Saya ingin mengusir syetan dan menghilangkan kantuk”. Rasulullah menjawab: “Bagus” (HR Ahmad No 865, semua perawinya terpercaya)
Disamping itu, ada anjuran untuk berpindah dari satu tempat ke tempat salat yang lain, agar semakin banyak tempat yang akan memberikan kesaksian kelak di akhirat (HR Abu
Dawud, Baca Syarah Aun al-Ma’bud 2/134). Kalau tidak berpindah tempat, hendaklah dipisah dengan dzikir, doa atau pembicaraan (I’anat ath-Thalibin 1/188) ]

Shalawat di Sela-Sela Tarawih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

BIGTheme.net • Free Website Templates - Downlaod Full Themes